Brigjen TNI Budi Utomo selaku Kapok Sahli Kodam XXII/Tambun Bungai melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Aula Kementerian Agama Kabupaten Kotim pada Jumat, 28 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, beliau didampingi secara langsung oleh Komandan Kodim 1015/Sampit guna memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai risiko pembakaran lahan.
Sejumlah pejabat lintas instansi turut hadir, mulai dari perwakilan Mabesad, Danyon TP 923/Mentaya, hingga unsur Polres Kotim dan Kesbangpol. Tidak hanya aparat, tokoh masyarakat, pemuka agama, serta berbagai organisasi kemasyarakatan juga dilibatkan untuk memperkuat sinergi di lapangan.
Brigjen TNI Budi Utomo menekankan bahwa kebakaran lahan belakangan ini lebih dominan disebabkan oleh aktivitas manusia daripada faktor alam murni. Dampaknya sangat sistemik, mulai dari polusi asap yang mengancam pernafasan hingga kerusakan ekologis yang bisa memicu bencana longsor dan kekeringan massal akibat hilangnya vegetasi hutan.
Sementara itu, Letkol Inf Dwi Candra Setyawan selaku Dandim 1015/Sampit menyatakan komitmennya untuk terus melakukan langkah preventif dan penegakan hukum bagi pelanggar. Ia menegaskan bahwa pelestarian lingkungan adalah kewajiban kolektif, bukan hanya tugas TNI-Polri semata agar wilayah Kotim bebas dari ancaman kabut asap.
