JAKARTA, tniad.mil.id – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat mengukuhkan komitmennya untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2025. Rapat Paripurna (Rapurna) TMMD diadakan di Aula Jenderal A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat, pada Kamis, 4 Desember 2025, menjadi forum penting dalam mengevaluasi dan merumuskan strategi untuk mendukung pemerataan pembangunan di pedesaan.
Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam sambutannya yang disampaikan oleh Asisten Teritorial Kasad Mayjen Rachmad Zulkarnaen, menekankan bahwa TMMD tidak sekadar berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga berfungsi sebagai operasi yang mendekatkan TNI dengan masyarakat dan pemerintah daerah. “Kami ingin membangun sinergi yang kuat antara semua pihak untuk mewujudkan kehadiran negara di setiap pelosok Tanah Air,” ujarnya.
Dari sisi perencanaan, TMMD menerapkan pendekatan Bottom Up Planning System, yang memungkinkan partisipasi aktif dari masyarakat di tingkat desa hingga kabupaten/kota dalam menentukan prioritas pembangunan yang dibutuhkan.
Rapurna ini juga menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan, serta membahas pencapaian TMMD 2025 dan rencana program untuk tahun 2026. Beberapa fokus akan mencakup perbaikan infrastruktur, pembangunan fasilitas publik, dan peningkatan ketahanan pangan desa.
Dengan tema “Memperkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat dan Pemerataan Pembangunan dari Desa”, diharapkan TMMD menjadi pendorong keadilan sosial dan kemandirian desa. Penutupan Rapurna diwarnai dengan penghargaan kepada Komandan Satuan Tugas TMMD dan insan media yang mengharumkan program melalui karya jurnalistik.
