Klungkung, – Suatu bencana kebakaran melanda bangunan pelinggih di Pura Ibu Keluarga Paibon Alit Pasek Gelgel sekitar pukul 13.30 Wita, membuat warga Dusun Peninjauan, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan merasa panik. Kejadian ini mengubah suasana yang sebelumnya tenang menjadi ramai saat warga melihat kobaran api.
Kurang lebih 70 menit setelah api mulai berkobar, sekitar pukul 14.40 Wita, aparat gabungan dari TNI, Polri, dan Damkar beserta warga setempat berhasil mengendalikan seluruh titik kebakaran. Kerja sama yang solid antara masyarakat dan petugas memberikan hasil yang positif dalam proses pemadaman.
Sertu Agus Pande, Babinsa Desa Paksebali, mengonfirmasi insiden kebakaran tersebut dan mengawasi penanggulangan yang dilakukan oleh aparat. Di tempat kejadian, dia menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh Wayan Mustara, seorang warga berusia 50 tahun dari Dusun Pakel, Desa Sampalan Tengah, Kecamatan Dawan yang saat itu berada di sekitar Pura.
Wayan melihat kobaran api yang cukup besar dan segera memberitahukan warga di sekitarnya agar bisa melakukan langkah awal menanggulangi api yang meluas. Walau tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta, dengan tujuh pelinggih hangus terbakar dan satu pelinggih mengalami kerusakan parah. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, mengingat sebagian besar bangunan terbuat dari bahan mudah terbakar.
