Penghormatan Terakhir untuk Sertu Heri Prasetyo dalam Misi Penanggulangan Karhutla

Penghormatan Terakhir untuk Sertu Heri Prasetyo dalam Misi Penanggulangan Karhutla

Kuala Pembuang, Seruyan – Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko, S.E., M.Si., menghadiri upacara pelepasan jenazah Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo, seorang prajurit TNI Angkatan Darat yang gugur dalam misi penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, pada Sabtu (7/11/2026). Upacara ini juga dipimpin oleh Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan prajurit tersebut.

Suasananya sangat emosional dan diwarnai dengan momen haru, mencerminkan penghormatan militer sekaligus rasa kehilangan yang mendalam bagi rekan-rekan serta keluarga prajurit. Setiap peserta upacara memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum yang telah memberikan pengabdiannya demi bangsa dan negara.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, S.I.Kom., Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., serta sejumlah perwakilan dari TNI dan Polri. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan solidaritas dan dukungan terhadap keluarga prajurit yang gugur dalam tugasnya.

Sertu Anumerta Heri Prasetyo berada di dalam Helikopter MI-17V5 TNI AD yang mengalami kecelakaan saat melakukan misi water bombing untuk penanggulangan kebakaran hutan di Desa Pematang Limau/Sungai Perlu. Setelah upacara, jenazah akan diterbangkan ke kampung halamannya di Klaten, Jawa Tengah untuk dimakamkan, yang rencananya akan dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat sebagai Inspektur Upacara. Semoga almarhum diberikan tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.