LAMONGAN – Dalam upaya mendorong kemajuan ekonomi di perdesaan, Kodim 0812/Lamongan intensif membangun sarana transportasi melalui program TMMD ke-129 di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan. Pembangunan jalan usaha tani menjadi prioritas utama untuk mengatasi masalah isolasi yang dialami oleh masyarakat pedalaman.
Dibawah sinar matahari yang terik, prajurit Kodim 0812/Lamongan bergotong royong dengan warga desa menggunakan alat berat seperti truk cor dan excavator ringan dalam meratakan jalan serta bahu jalan. Kombinasi penggunaan alat bantu seperti gerobak dorong dan alat manual seperti cangkul mengoptimalkan pelaksanaan proyek ini agar lebih efektif dan efisien.
Jalan yang dibangun melintas di area hutan jati serta permukiman warga, menjadi penghubung antara pusat produksi pertanian dan pasar. Sebelumnya, akses jalan berbentuk tanah liat yang rusak saat musim hujan kini telah disulap menjadi jalan berlapis beton yang kuat.
Sutrisno (47), seorang petani jagung dari Desa Tlemang, mengungkapkan rasa syukurnya atas pembangunan jalan ini. “Sebelum adanya TMMD, biaya angkut hasil panen jagung sangat tinggi karena jalan yang buruk. Sekarang, setelah diperbaiki oleh TNI, saat membawa hasil panen menggunakan motor atau pikap jadi lebih cepat dan murah,” ungkap Sutrisno penuh semangat.
