Operasi TNI Menangani Penambangan Ilegal di Gunung Botak

MALUKU – TNI Angkatan Darat di bawah komando Panglima Komando Daerah Militer XV/Pattimura, Mayor Jenderal TNI Doddy Tri Winarto, melakukan penertiban terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Gunung Botak, Pulau Buru, Provinsi Maluku. Operasi penertiban ini berlangsung dari 27 April hingga 14 Mei 2026 dan bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan serta menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah tersebut.

Sebelumnya, pada tanggal 13 April 2026, Kasum TNI Letnan Jenderal TNI Richard Tampubolon bersama tim Satgas PKH melakukan survei udara di lokasi tambang emas ilegal sebagai langkah awal pengendalian. Tim Terpadu Provinsi Maluku, yang melibatkan unsur Satpur, Banpur, dan Satuan Teritorial dari Kodam XV/Pattimura, bertugas untuk membersihkan lokasi tambang ilegal serta melakukan penyisiran di base camp dan tempat pemurnian emas. Menariknya, operasi ini berhasil mengamankan 16 penduduk asing dari China yang diduga terlibat dalam aktivitas ilegal, serta menemukan lokasi penjualan miras dan praktik prostitusi.

Pangdam XV/Pattimura menjelaskan bahwa langkah yang ditempuh tidak hanya fokus pada pengosongan area. „Kami juga melakukan tindakan rehabilitasi terhadap penyakit sosial yang berkaitan. Ditemukannya 16 warga negara asing di titik tambang dan adanya praktik prostitusi serta peredaran miras menunjukkan besarnya ancaman jika kegiatan ini dibiarkan berlanjut. Ini lebih dari sekadar masalah ekonomi, tetapi juga masalah keamanan dan integritas negara,