Gresik – Dari sudut kawasan tempat tinggal prajurit Satgas TMMD, suara solawat terdengar lembut dan harmonis. Suasana ini bukan berasal dari sebuah acara ritual besar, melainkan muncul dari interaksi hangat antara prajurit Yonif 500 Sikatan dan anak-anak di desa yang berkumpul.
Dengan semangat mengajar, para prajurit mendampingi anak-anak belajar membaca solawat serta doa-doa singkat, sekaligus memberikan pendidikan sopan santun. Tak jarang suara tawa ceria mereka terdengar saat mengikuti ritme rebana yang dipukul secara sederhana.
Kegiatan ini menjadi hal yang penuh warna di tengah program TMMD 128 Gresik. Selain fokus pada pengembangan infrastruktur desa, para prajurit juga berkomitmen untuk membentuk karakter generasi muda melalui pendekatan penuh kasih dan nilai-nilai agama.
“Anak-anak adalah harapan masa depan. Kami berharap mereka tidak hanya cerdas, namun juga beriman dan berakhlak mulia,” ucap Komandan Regu (Danru) Sertu Rudi dari Yonif 500 Sikatan, Rabu (13/05/2026).
Fitri, salah satu penduduk setempat, mengungkapkan kebahagiaan atas kegiatan yang dilakukan para prajurit TNI di Desa Slempit. “Sebelumnya desa ini terasa sepi, kehadiran mereka membuat kami merasa lebih hidup. Mereka juga sangat peduli pada anak-anak,” ujar Fitri.
Di bawah cahaya lampu sederhana desa, malam ini solawat yang dinyanyikan terasa begitu menentramkan.
Kebersamaan kecil ini memberikan makna besar, menunjukkan bahwa pengabdian TNI juga berfokus pada menjaga hati dan masa depan generasi penerus bangsa.
