Komsos Babinsa Jadi Sarana Edukasi Pencegahan Karhutla dan Kebakaran Permukiman

ACEH BARAT – Dalam rangka meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu pada musim kemarau, Babinsa Posramil 05/Pante Ceureumen Kodim 0105/Aceh Barat, Kopka Edi Sutrisno, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga di wilayah binaannya. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya aparat kewilayahan dalam memberikan edukasi sekaligus mengajak masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi yang dapat ditimbulkan akibat perubahan cuaca. Komsos dilakukan di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Minggu (26/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa menyampaikan bahwa musim kemarau tidak hanya identik dengan cuaca panas, tetapi juga dapat disertai angin kencang, suhu udara yang tinggi, hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan maupun kebakaran permukiman. Oleh karena itu, masyarakat diimbau agar selalu berhati-hati dalam melakukan aktivitas sehari-hari, terutama yang berkaitan dengan penggunaan api.

Babinsa mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta memastikan kompor dan instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah. Langkah-langkah sederhana tersebut dinilai sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak.

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk menjaga kesehatan dengan memperbanyak konsumsi air putih, menggunakan pelindung diri saat beraktivitas di bawah terik matahari, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan pada siang hari apabila tidak memiliki keperluan yang mendesak. Kondisi cuaca panas yang berlangsung cukup lama dapat menyebabkan dehidrasi maupun gangguan kesehatan lainnya apabila tidak diantisipasi dengan baik.

Babinsa juga mengimbau warga agar tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan semak-semak kering di sekitar rumah, serta memastikan saluran air tetap berfungsi dengan baik. Lingkungan yang bersih dan tertata akan membantu meminimalkan risiko terjadinya kebakaran maupun dampak lain akibat perubahan cuaca.(0105).