Kotawaringin Timur — Pada malam Jumat, 18 September 2026, Komandan Kodim 1015/Sampit, Letkol Inf Dwi Candra Setyawan S.I.P., memimpin langsung aksi pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Jalan Poros Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Ketapang. Kegiatan ini merupakan langkah responsif untuk mengatasi titik api dan mencegah penyebaran kebakaran yang dapat merugikan lingkungan serta mengurangi kualitas udara bagi masyarakat.
Dalam menjalankan misi pemadaman tersebut, Dandim didampingi oleh gabungan tim yang terdiri dari 25 anggota TNI, 2 anggota Polri, serta 4 warga setempat di samping 5 relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) dari Desa Eka Bahurui. Tim ini juga dilengkapi dengan peralatan pemadaman termasuk 5 unit pompa Alkon, 24 selang, serta dukungan dari 2 unit kendaraan penyuplai air dan kendaraan lain yang diperlukan.
Menurut laporan di lokasi kejadian, luas area yang terbakar dan telah diupayakan pemadamannya mencapai sekitar 4 hektare. Lahan gambut yang terbakar menjadi tantangan utama dalam pemadaman karena api dapat menyala kembali di titik tertentu, membuat situasi semakin sulit untuk ditangani.
Kendala yang dihadapi oleh tim pemadam juga mencakup kurangnya pasokan air yang semakin menipis. Dandim mengingatkan pentingnya kolaborasi antara semua pihak dalam penanganan kebakaran agar dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat dapat diminimalkan. “Pemadaman akan tetap berlanjut hingga api benar-benar bisa dikuasai,” tambahnya.
