Supiori, Papua – Sebuah nasi kotak yang diserahkan dengan tulus memiliki makna yang mendalam. Bagi jemaat GKI Immanuel Masram, perhatian dari Yonif TP 859/RBK lebih dari sekadar makanan biasa. Dalam kegiatan Minggu Kasih dan Bakti Sosial yang berlangsung, mereka hadir sebagai simbol kepedulian, toleransi, dan persahabatan antar umat beragama di Kabupaten Supiori pada hari Minggu (23/08/2026).
Kedatangan para prajurit ini menciptakan kesempatan untuk membangun komunikasi serta memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Bapak Joni Bara selaku Ketua Jemaat GKI Immanuel Masram mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh Prajurit Yonif TP 859/RBK.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan perhatian dari Prajurit Yonif TP 859/RBK. Lebih dari sekedar nasi kotak, kami merasakan kasih, kepedulian, dan persaudaraan. Kami berharap ikatan ini dapat terus terjalin dengan baik,” tutur Bapak Joni Bara.
Di sisi lain, Serda Renggo, Danru Ki Zeni Yonif TP 859/RBK mengungkapkan bahwa acara ini adalah salah satu langkah prajurit untuk terus hadir dan bermanfaat bagi masyarakat. “Kami ingin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui aksi sederhana yang memberikan dampak positif. Semoga kehadiran kami dapat memperkuat silaturahmi dan semangat persaudaraan di wilayah Kabupaten Supiori,” ujar Serda Renggo.
Minggu Kasih merupakan bukti bahwa toleransi harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar kata-kata. Dengan kehadiran prajurit yang tulus dan semangat berbagi tanpa memandang latar belakang, diharapkan terjalin hubungan yang erat dan harmonis antara semua elemen masyarakat.
Yonif TP 859/RBK berkomitmen untuk selalu berada di tengah masyarakat, memperkuat persahabatan, mengedepankan toleransi, dan menciptakan sinergi antara TNI dan rakyat melalui aksi nyata.
