BOJONEGORO, – Di tengah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, semangat gotong royong dan kerjasama masih sangat terasa. Hal ini terlihat jelas dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang kini berlangsung di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem.
Dalam program ini, sebanyak 68 personel Batalyon Infanteri (Yonif) Teritorial Pembangunan (TP) 885/Belibis Putih yang dipimpin oleh Lettu Ckm Purnomo dikerahkan turun ke lapangan sejak 15 Juli 2026 lalu. Kolaborasi mereka tidak hanya terbatas pada satu matra, tetapi juga melibatkan pihak TNI AD, TNI AL (Pasmar 2), dan TNI AU (Batalyon Para Komando 471 Pasgat) untuk menyelesaikan berbagai target pembangunan yang dijadwalkan rampung pada pertengahan Agustus ini.
Tema besar “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” menjadi pemandu arah dalam program ini. Berbagai sektor vital seperti infrastruktur fisik dan kesejahteraan masyarakat menjadi fokus utama, dengan sasaran pembangunan yang mencakup jalan cor beton, drainase, normalisasi sungai, sumur bor, serta rehabilitasi fasilitas pendidikan dan rumah bagi warga kurang mampu.
Dan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat lebih dari sekadar menjalankan misi, melainkan untuk mendorong percepatan pembangunan desa. Menurutnya, semangat kolaborasi antara TNI, pemerintah setempat, dan masyarakat sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi di pedesaan.
