
PAMEKASAN – Kepala Desa Jarin, Moh. Zuhri, mengungkapkan bahwa dari berbagai program fisik TMMD ke-130 yang dilakukan oleh Kodim 0826/Pamekasan, pembangunan dua sumur bor menjadi hal yang paling menarik perhatian warga. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah wawancara pada tanggal 30 Oktober 2026, di lokasi jalan baru Desa Jarin.
Dalam wawancaranya, Moh. Zuhri menceritakan mengenai kondisi desa yang memiliki enam dusun dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 2.000 kepala keluarga atau sekitar 5.000 jiwa. Sebelumnya, beliau sudah menjabat sebagai perangkat desa selama 12 tahun sebelum akhirnya terpilih menjadi Kepala Desa.
Ia menuturkan, Desa Jarin selama ini menghadapi masalah klasik terkait penyediaan air. Di musim hujan, para petani sering kali mengalami gagal panen akibat banjir yang disebabkan oleh tidak adanya sistem saluran pembuangan. Sebaliknya, saat musim kemarau, warga kesulitan mendapatkan air bersih.
“Kendala utama adalah masalah air. Sebelumnya, kami telah mendapatkan program provinsi untuk pengerukan sungai sepanjang 1.600 meter sebagai penampungan air. Kini, Alhamdulillah ditambah lagi dengan dua sumur bor dari TMMD,” imbuh Moh. Zuhri. Keberadaan sumur bor ini, lanjutnya, merupakan solusi untuk keluhan masyarakat yang selama ini belum menikmati akses air bersih.
