Babinsa Posramil Teupah Barat Dorong Nelayan Terapkan Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan

SIMEULUE – Koptu Ridho Sipayung, Babinsa Posramil Teupah Barat, Kodim 0115/Simeulue, Korem 012/Teuku Umar, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama para nelayan di Desa Salur, Kecamatan Teupah Barat, Kabupaten Simeulue, Kamis (14/05/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap warga binaannya, khususnya para nelayan yang hendak berangkat maupun baru kembali dari melaut. Selain mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat pesisir, Babinsa juga memberikan motivasi serta menyampaikan sejumlah pesan penting terkait keselamatan dan kelestarian lingkungan laut.

Dalam kesempatan itu, Koptu Ridho Sipayung menekankan pentingnya menjaga keselamatan saat menjalankan aktivitas sebagai nelayan. Menurutnya, keselamatan kerja di laut harus selalu menjadi prioritas utama demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kita semua harus selalu waspada dan mengutamakan keselamatan saat melaut. Laut adalah sumber mata pencaharian kita, tetapi keselamatan tetap harus diutamakan,” ujar Babinsa.

Selain mengingatkan soal keselamatan, Babinsa juga mengajak para nelayan untuk terus menjaga kelestarian laut agar sumber daya perikanan tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.

Ia menyampaikan bahwa laut memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan masyarakat pesisir. Oleh karena itu, para nelayan diharapkan tidak hanya memikirkan hasil tangkapan sesaat, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem laut untuk masa depan.

“Kelestarian laut sangat penting bagi generasi sekarang maupun yang akan datang. Jangan hanya memikirkan hasil tangkapan hari ini, tetapi pikirkan juga dampak jangka panjangnya terhadap lingkungan dan keberlangsungan sumber daya laut,” jelasnya.

Dalam komunikasi tersebut, Babinsa juga mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan metode penangkapan ikan yang dapat merusak lingkungan, seperti pengeboman ikan maupun penggunaan bahan berbahaya lainnya.

Menurutnya, praktik-praktik tersebut dapat merusak ekosistem laut, termasuk terumbu karang yang menjadi habitat penting bagi berbagai jenis ikan.

“Cara-cara yang tidak baik seperti pengeboman ikan dapat merusak ekosistem laut, termasuk terumbu karang yang sangat penting bagi kelangsungan hidup ikan-ikan kita,” tegasnya.

Melalui kegiatan Komsos tersebut, diharapkan hubungan antara TNI dan masyarakat nelayan semakin erat, sekaligus meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga keselamatan kerja serta kelestarian lingkungan laut di wilayah Kabupaten Simeulue.(0115).