TAPIN – Rembuk stunting menjadi forum penting dalam menyatukan komitmen dan langkah bersama antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta seluruh pemangku kepentingan dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di wilayah desa. Melalui kegiatan ini, berbagai masukan, evaluasi, dan rencana tindak lanjut dibahas guna meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.
Babinsa Koramil 1010-07/Piani, Serka Masiyo, turut menghadiri kegiatan Rembuk Stunting Tingkat Desa yang dilaksanakan di Aula Sekretariat PKK Desa Ayunan Papan, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Selasa (9/6).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur kecamatan, tenaga kesehatan, pemerintah desa, pendamping desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pengurus TP-PKK Desa Ayunan Papan.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam membantu program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan masyarakat.
Selain menjaga stabilitas dan keamanan wilayah, Babinsa juga memiliki tugas pembinaan teritorial yang mencakup pendampingan serta pemberdayaan masyarakat dalam berbagai program pembangunan.
Usai kegiatan, Serka Masiyo menyampaikan bahwa penanganan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar hasil yang dicapai dapat maksimal.
“Stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi merupakan tugas bersama seluruh pihak. Melalui rembuk stunting ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujar Serka Masiyo.
Ia juga menegaskan bahwa Babinsa akan terus mendukung program-program pemerintah di wilayah binaan, termasuk upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui kegiatan pendampingan, sosialisasi, serta komunikasi sosial dengan masyarakat.
Dengan adanya kolaborasi yang baik antara seluruh pihak terkait, diharapkan angka stunting di Desa Ayunan Papan dapat terus ditekan sehingga tercipta sumber daya manusia yang sehat dan unggul di masa mendatang.(1010).
