Bangli – Untuk menjaga stabilitas keamanan dan memastikan pelaksanaan proses hukum berjalan harmonis, Babinsa Desa Penglumbaran dari Koramil 1626-02/Susut, Sertu I Ketut Susila, melakukan pendampingan dalam eksekusi pengosongan obyek sengketa pada Kamis (23/04/2026). Kegiatan ini berlangsung dari pukul 09.30 Wita hingga 10.50 Wita di Banjar Dinas Temen, Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, terkait dengan kasus nomor 1/Pdt.Eks-RL/2025/PN Bangli, di mana I Ketut Payu bertindak sebagai termohon eksekusi dan Sienardie sebagai pemohon eksekusi.
Dari pihak yang hadir, terdapat Perbekel Desa Penglumbaran, Panitera Pengadilan Negeri Bangli, Bendesa Adat Temen, Kelian Dinas Temen, serta pihak pemohon dan termohon, ditambah pengamanan dari kepolisian dan Pecalang Desa Adat Temen.
Dalam proses pelaksanaan, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas berkolaborasi dengan aparat terkait untuk menjaga keamanan dan mengawasi agar kegiatan berlangsung sesuai dengan prosedur. Sertu I Ketut Susila menyatakan bahwa kehadiran aparat dalam kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman bagi semua pihak dan menjaga suasana tetap kondusif. “Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas kami di wilayah binaan, agar setiap proses yang berlangsung di masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tuturnya.
Secara terpisah, Dandim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, menekankan pentingnya kehadiran Babinsa dalam tiap kegiatan untuk menjaga ketertiban, khususnya dalam situasi yang berpotensi menimbulkan kerawanan. “Kami mengingatkan seluruh Babinsa untuk selalu hadir di tengah masyarakat guna memastikan situasi tetap aman dan tertib,” ujarnya. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya menjaga profesionalitas dan netralitas dalam setiap tugas. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan tidak ada gangguan yang signifikan terhadap keamanan masyarakat. Sinergi antara TNI, Polri, aparat pemerintah, dan unsur adat diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan secara baik dan menjaga keharmonisan di Desa Penglumbaran. (Pendim 1626/Bangli)
