Aceh Utara – Pembangunan Jembatan Bailey di Kabupaten Aceh Utara berlangsung di Dusun Pante Kumbang, Desa Teupin Rusep, Kecamatan Sawang. Jembatan ini bertujuan untuk menghubungkan Desa Teupin Rusep dengan Dusun Pante Kumbang, sebagai langkah untuk memulihkan mobilitas masyarakat setempat. Proyek ini dimulai pada Senin, 9 Februari 2026.
Pembangunan Jembatan Bailey berada di bawah pengawasan Koramil 19/Sawang Kodim 0103/Aceh Utara, yang dilaksanakan oleh satuan Zeni TNI, serta didukung oleh berbagai unsur terkait lainnya. Semua aktivitas pembangunan ini dipantau secara langsung oleh Babinsa Koramil 19/Sawang di lapangan.
Dalam kegiatan ini, sejumlah personel dari Kodim 0103/Aceh Utara, Yonzipur 3/YW sebagai pelaksana utama, serta Denzibang 2/IM, berkolaborasi secara profesional dan terpadu untuk memastikan kelancaran pembangunan jembatan.
Saat ini, pembangunan Jembatan Bailey telah memasuki tahap perakitan rangka jembatan. Berdasarkan pantauan di lokasi, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 30 persen dan terus berlanjut sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan.
Babinsa Koramil 19/Sawang menekankan bahwa proses perakitan masih berlangsung dengan memperhatikan faktor keamanan dan kondisi medan di sekitar sungai. Keselamatan dalam setiap tahapan pekerjaan menjadi prioritas utama.
Secara umum, pelaksanaan pembangunan Jembatan Bailey di Kabupaten Aceh Utara hingga kini berjalan aman, tertib, dan lancar. Koramil 19/Sawang melalui Babinsa di lapangan terus melakukan pemantauan dan pengamanan kegiatan, serta berkoordinasi dengan unsur terkait hingga proyek ini selesai dan siap digunakan oleh masyarakat.
