Jembrana – Gairah gotong royong kembali menggema di Bumi Makepung. Kodim 1617/Jembrana resmi meluncurkan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 dalam sebuah upacara khidmat yang berlangsung di Lapangan SMAN 2 Mendoyo, Desa Penyaringan, dipimpin langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, S.E., M.M.
Mengusung tema “Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, program ini memperlihatkan sinergi yang kuat antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Jembrana menyatakan bahwa TMMD merupakan instrumen penting untuk mempercepat pembangunan daerah serta menjalin kemanunggalan antara TNI dan masyarakat.
“TMMD bukan hanya proyek fisik, tetapi juga merupakan bentuk kontribusi TNI untuk membantu pemerintah dalam mengatasi kemiskinan, mencegah stunting, dan mengatasi inflasi melalui penguatan infrastruktur desa,” kata Bupati Jembrana saat membuka acara yang ditandai dengan pemukulan gong.
Letkol Inf Sy. Gafur Thalib, Dandim 1617/Jembrana yang juga merupakan Komandan Satgas TMMD, menjelaskan beberapa target ambisius yang akan direalisasikan hingga 11 Maret 2026. Pembangunan infrastruktur jalan seperti rabat beton, dinding penahan tanah, dan plat deker di Banjar Yehbuah menjadi prioritas utama program ini.
Selain fokus pada infrastruktur, TMMD kali ini juga mencakup kegiatan sosial dan kemanusiaan, seperti:
* Renovasi satu unit rumah tidak layak huni,
* Pembuatan sumur bor untuk akses air bersih,
* Rehabilitasi Pos Kamling dan tempat ibadah,
* Pembangunan fasilitas MCK untuk kesejahteraan lingkungan.
Upacara pembukaan dihadiri oleh jajaran Korem 163/Wira Satya, unsur Polri, Pemerintah Daerah, dan tokoh adat setempat. Sebanyak satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) gabungan dari TNI AD, AL, AU, dan Polri siap bergotong royong dengan masyarakat.
Setelah upacara, rombongan melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan di Banjar Yehbuah. Program ini tidak hanya diharapkan dapat memperlancar transportasi hasil pertanian, tetapi juga menciptakan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat desa.
Melalui TMMD ke-127, Kodim 1617/Jembrana menunjukkan bahwa kekuatan pertahanan negara sangat bergantung pada kesejahteraan dan persatuan rakyat yang mulai dibangun dari tingkat desa.
