NAGAN RAYA – Suasana Desa Ujong Blang hingga Pante Ara, Kecamatan Beutong, tampak lebih hidup pada pelaksanaan TMMD Reguler Ke-127 TA 2026 Kodim 0116/Nagan Raya, Selasa (03/03/2026). Hari H+21 menjadi momentum penting dalam pengerjaan perehaban Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Lima unit rumah menjadi sasaran kegiatan, dengan capaian progres titik pertama dan kedua mencapai 85 persen, sementara titik ketiga, keempat, dan kelima berada di angka 45 persen.
Di titik ketiga, kerja pembangunan terasa seperti anyaman tikar tradisional — setiap helai saling menguatkan agar menjadi utuh. Satgas TMMD dan warga bekerja berdampingan tanpa memandang perbedaan.
Rabu (4/3/2026), Kapten Inf Erwansyah selaku tertua di lokasi perehaban RTLH menyampaikan bahwa rumah kayu tetap harus memberikan rasa nyaman bagi penghuninya.
“Meski berbahan kayu, kita pastikan pengerjaan dilakukan bersama-sama agar hasilnya layak dan memberikan kenyamanan bagi keluarga,” ungkapnya.
Gotong royong menjadi energi utama di lokasi tersebut. Ada yang memotong kayu, ada yang memasang dinding, sementara lainnya menyiapkan material. Semua bergerak seperti roda yang saling melengkapi.
Kehadiran Satgas TMMD bukan hanya membantu pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan warga. Setiap tetes keringat menjadi saksi bahwa pembangunan desa lahir dari kepedulian bersama.
Melalui TMMD Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya, rumah yang dulunya sederhana kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang lebih layak, sekaligus menjadi simbol kuatnya persatuan antara TNI dan rakyat.(0116).
