Penanganan bencana banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus dilakukan dengan serangkaian tindakan cepat dan terkoordinasi. Pada hari Selasa, 13 Januari 2026, sekitar pukul 11.30 WITA, tim kesehatan gabungan melaksanakan pemeriksaan kesehatan di beberapa lokasi pengungsian dan pemukiman korban.
Tim yang terlibat dalam pemeriksaan ini terdiri dari personel medis Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) 13.04.01 Manado, Dinas Kesehatan setempat, dan tenaga medis dari Puskesmas Sawang. Di lapangan, DPP Letda Ckm dr. Pandu memimpin langsung kegiatan pemeriksaan yang menjangkau beberapa lokasi, seperti Posko Museum Ulu, Posko Gereja Advent, dan pemukiman di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur.
Dalam kegiatan ini, tim medis melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan umum dan pemantauan kondisi fisik para korban akibat bencana. Mereka juga memberikan pengobatan bagi warga yang mengalami keluhan kesehatan, seperti luka ringan dan infeksi.
Tindakan ini dilaksanakan sebagai respons cepat untuk mencegah timbulnya masalah kesehatan yang dapat muncul setelah bencana, seperti penyakit kulit, gangguan pernapasan, dan masalah kesehatan lain yang diakibatkan oleh lingkungan yang terkontaminasi material lumpur dan genangan air.
DPP Letda Ckm dr. Pandu menjelaskan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan ini akan berlangsung berkelanjutan sesuai kebutuhan. “Kami berkomitmen untuk menjaga kesehatan para korban tetap terpantau dengan baik, sehingga dapat mendeteksi dini kemungkinan gangguan kesehatan dan memberikan pengobatan secepatnya,” tegasnya. Langkah proaktif ini diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan bagi masyarakat terdampak.
