Sinergi TNI dan Masyarakat dalam Upacara Dewa Yadnya di Bangli

Bangli – Upacara Dewa Yadnya (Piodalan) yang diadakan setiap enam bulan sekali di Desa Bunutin menarik perhatian banyak pihak. Pada Rabu, 10 Desember 2025, Babinsa Desa Bunutin, Sertu Komang Yetrawan, bersama dengan Bhabinkamtibmas dan Perbekel setempat, I Ketut Librata Jaya, turut menyaksikan dan mendampingi pelaksanaan persembahyangan di Pura Bale Agung dan Pura Puseh. Kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi yang penting bagi masyarakat setempat.

Sertu Komang Yetrawan menyampaikan bahwa kehadiran TNI adalah bentuk kepedulian terhadap pelestarian budaya dan tradisi yang ada. “Kami ingin menunjukkan dukungan kami dalam menjaga kerukunan masyarakat. Kami siap membantu setiap kegiatan adat yang dilaksanakan,” ungkapnya.

Perbekel I Ketut Librata Jaya juga memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh TNI. Ia menekankan bahwa sinergi antara aparat desa dan TNI sangat vital untuk menjaga keamanan serta kelancaran pelaksanaan upacara. “Kehadiran aparat sangat penting untuk menjamin setiap kegiatan berjalan dengan aman dan khusyuk,” kata Librata Jaya.

Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, Komandan Kodim 1626/Bangli, menambahkan bahwa tugas Babinsa bukan hanya sebagai pengaman, tetapi juga sebagai mitra masyarakat. “Kami berkomitmen untuk memperkuat hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat demi tercapainya keamanan dan ketertiban,” jelasnya. Dandim berharap, partisipasi aktif TNI dalam kegiatan adat akan memotivasi masyarakat untuk melestarikan tradisi sekaligus meningkatkan semangat gotong royong.

Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara masyarakat dan aparat dapat memperkuat ikatan sosial, serta melestarikan warisan budaya yang menjadi identitas masyarakat Bali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *