Nagan Raya – Sertu Gunawan selaku Babinsa Desa Blang Puuk yang bertugas di Posramil Beutong Ateuh Banggalang Kodim 0116/Nara melaksanakan kegiatan pengecekan lahan Hunian Sementara (Huntara) yang berlokasi di Desa Blang Puuk Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang Kabupaten Nagan Raya, Jum’at ( 30-01-2026 )
Lahan tersebut memiliki luas sekitar satu hektar lebih dan direncanakan akan dibangun sebanyak 156 unit Huntara di Desa Blang Puuk tersebut. Huntara tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak bencana yang berdampak di kecamatan Beutong Ateuh Banggalang dengan jumlah 674 unit. Pengecekan lahan dilakukan guna memastikan kesiapan lokasi, kondisi medan, serta kelayakan area sebelum proses pembangunan dilaksanakan.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Gunawan juga menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala desa untuk pembebasan lahan, dalam koordinasi tersebut disampaikan bahwa apabila terdapat bantuan tenaga dari TNI, pihak terkait menyatakan sangat berterima kasih dan menyambut baik dukungan tersebut demi percepatan pembangunan Huntara.
Adapun peralatan yang dibutuhkan dalam proses pembangunan Huntara antara lain gergaji dan palu sebagai alat utama dalam pekerjaan konstruksi sederhana. Babinsa berharap dengan adanya kerja sama dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya, pembangunan Huntara dapat berjalan lancar dan tepat waktu.
Melalui kegiatan ini, Babinsa menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung upaya penanganan pascabencana serta membantu penyediaan hunian sementara yang layak bagi masyarakat, sehingga warga terdampak dapat segera menempati tempat tinggal yang aman dan nyaman.
Sementara itu Kepala Desa Blang Puuk bapak Kamaruddin mengungkapkan, saat ini proses yang dilakukan adalah mendatarkan lahan, untuk kemudian nantinya mulai dilakukan pembangunan. “Kami targetkan 156 unit huntara itu segera bisa diselesaikan dan siap untuk di huni untuk warga korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, sehingga mereka bisa lebih aman dan nyaman memulai aktivitas pasca bencana banjir bandang akhir November lalu,” sebut dia.(Pr012).
