Kefamenanu, NTT – Rangkaian acara penutupan Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 yang diselenggarakan oleh Kodim 1618/TTU berlangsung khidmat dan penuh makna. Acara tersebut diadakan di Desa Sunkaen, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) pada Rabu, 11 Maret 2026. Dalam acara itu, Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., yang juga menjabat sebagai Dansatgas TMMD, melaksanakan penandatanganan naskah program yang menandai berakhirnya serangkaian kegiatan pembangunan terpadu antara TNI dan pemerintah daerah.
Setelah penandatanganan, dilanjutkan dengan penyerahan naskah program TMMD Ke-127 kepada Wakil Bupati TTU, Kamillus Elu, S.H. Penyerahan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan program serta sebagai wujud penyerahan hasil TMMD untuk dimanfaatkan oleh masyarakat. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerjasama antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di wilayah perbatasan.
Proses penandatanganan dan penyerahan tersebut disaksikan langsung oleh Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Hendro Cahyono, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Hadir pula dalam acara tersebut unsur Forkopimda Kabupaten TTU, pejabat TNI-Polri, serta masyarakat yang menyaksikan jalannya kegiatan.
Dandim 1618/TTU menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD Ke-127 adalah wujud konkret komitmen TNI untuk membantu akselerasi pembangunan di daerah perbatasan yang masih memerlukan banyak fasilitas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui program TMMD, berbagai proyek pembangunan baik fisik maupun nonfisik, termasuk fasilitas pendidikan dan penyuluhan, berhasil diselesaikan dengan baik.
Keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, Forkopimda, dan partisipasi aktif masyarakat yang bekerja sama dengan personel Satgas TMMD. Semangat gotong royong yang terjalin selama pelaksanaan TMMD menunjukkan kuatnya kemanunggalan antara TNI dan masyarakat di wilayah tersebut. Dengan selesainya kegiatan TMMD Ke-127, diharapkan hasil yang dicapai dapat dimanfaatkan secara optimal demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.
