SIDRAP, Kamis 4 Desember 2025 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran tentang kesehatan perempuan, Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XLIV Dim 1420/Sidrap yang dipimpin oleh Ny. Riana Andi Zulhakim, telah sukses melaksanakan pemeriksaan HPV DNA di Puskesmas Maritengae. Kegiatan ini menarik perhatian ratusan peserta, baik anggota Persit maupun masyarakat setempat yang berminat untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan ini.
Pemeriksaan HPV DNA yang diadakan hari ini bertujuan mendeteksi infeksi Human Papilloma Virus (HPV) tipe risiko tinggi, yang diketahui sebagai penyebab utama kanker serviks – salah satu jenis kanker yang paling umum pada wanita di Indonesia. Dengan mendeteksi infeksi lebih awal, langkah pencegahan terhadap perkembangan menjadi kanker serviks dapat dilakukan dengan lebih efektif.
Dalam sambutannya, Ny. Riana menekankan pentingnya peran kesehatan perempuan sebagai bagian dari kesejahteraan keluarga dan masyarakat. “Kegiatan ini merupakan wujud komitmen dari Persit KCK untuk memastikan bahwa semua anggota dan masyarakat mendapat akses pemeriksaan kesehatan yang memadai dan terjangkau,” ujarnya dengan tegas.
Sementara itu, Wakil Ketua Persit KCK Sidrap, Ny. Wahyuni Wahyudi, menyatakan bahwa masih banyak perempuan yang ragu untuk melakukan pemeriksaan dini. “Kami ingin mengubah stigma negatif tentang pemeriksaan ini, karena prosedur tersebut aman dan tidak menyakitkan,” tambahnya.
Tim medis dari Puskesmas Maritengae, dengan bantuan relawan Persit, turut memberikan edukasi tentang tanda-tanda awal kanker serviks, faktor risiko, serta pola hidup sehat yang membantu menjaga kesehatan reproduksi.
Salah satu peserta, Siti Nurhaliza (32 tahun), mengungkapkan rasa syukurnya karena mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pemeriksaan. Dia menyatakan, “Saya merasa lebih tenang setelah mengetahui kondisi kesehatan saya dan sekarang saya akan mengajak teman dan keluarga untuk melakukan pemeriksaan serupa.”
Persit KCK Sidrap berkomitmen untuk mengadakan kegiatan seperti ini secara berkala di kecamatan lain di Sidrap, dengan dukungan dari Dinas Kesehatan setempat. “Kami berharap, melalui upaya ini, tingkat kasus kanker serviks di Sidrap dapat berkurang, dan lebih banyak perempuan dapat menikmati hidup sehat,” tutup Ny. Riana dengan optimis.
