Pembukaan TMMD Ke-127 Kodim 1205/Sintang Disertai Penyaluran Bantuan Sosial

Sintang – Komando Distrik Militer (Kodim) 1205/Sintang secara resmi meluncurkan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 melalui upacara yang berlangsung dengan penuh khidmat. Upacara pembukaan ini juga menjadi momen untuk menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat, sebagai wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan warga sekitar.

Kegiatan upacara berlangsung di Kabupaten Sintang, dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda, perwakilan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama, serta warga lokal. Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, berperan sebagai inspektur upacara dan menyatakan bahwa program TMMD merupakan bentuk kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan di daerah pedesaan.

Dalam sambutannya, Bupati Bala mengungkapkan bahwa TMMD ke-127 tidak hanya fokus pada pembangunan fisik seperti peningkatan infrastruktur jalan dan fasilitas umum, tetapi juga melibatkan kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan program sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Sebagai bagian dari acara pembukaan, Kodim 1205/Sintang memberikan bantuan sosial kepada warga yang memerlukan. Diharapkan bahwa bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dan memperkuat hubungan antara TNI dengan rakyat.

Komandan Kodim 1205/Sintang menekankan bahwa TMMD adalah program lintas sektoral yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkokoh kemanunggalan antara TNI dan rakyat. “Kami berharap melalui TMMD ini, percepatan pembangunan desa dapat tercapai dan kualitas hidup masyarakat meningkat,” tegasnya.

Masyarakat setempat menyambut antusias pelaksanaan TMMD ke-127 dan penyaluran bantuan sosial itu. Mereka menyampaikan harapan agar kegiatan ini membawa dampak positif dan berkelanjutan untuk pembangunan desa serta kesejahteraan warga.

TMMD ke-127 Kodim 1205/Sintang direncanakan berlangsung selama satu bulan, melibatkan personel TNI, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif dari masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *