Pangdam Jaya dan Walikota Depok Resmikan Penutupan TMMD ke-127 untuk Kesejahteraan Warga

Depok – Pangdam Jaya, Mayjen TNI Deddy Suryadi, secara resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026, yang diselenggarakan oleh Kodim 0508/Depok. Acara penutupan berlangsung dengan khidmat di Lapangan Gelora Bojong Lio, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, pada Rabu (11/03/2026).

Dengan tema “Dengan Semangat TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”, program ini mencerminkan sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat. Penutupan ditandai dengan penandatanganan naskah hasil pelaksanaan TMMD oleh Pangdam Jaya dan Walikota Depok, Dr. H. Supian Suri.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Deddy Suryadi mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam program ini. Ia menekankan bahwa TMMD bukan hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga penguatan ketahanan nasional dan kerjasama yang harmonis antara TNI dan rakyat.

“Program ini telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saya harap semangat gotong royong yang terbentuk dapat terus berlanjut, dan hasil pembangunan harus dirawat dengan baik,” ungkap Pangdam Jaya.

Selama TMMD ke-127, Kodim 0508/Depok di bawah pimpinan Kolonel Inf Triano Iqbal berhasil menyelesaikan berbagai proyek fisik, termasuk pengerasan jalan, pembangunan drainase, pembuatan sumur bor dan MCK di Mushola Baitul Hikmah, serta renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Acara penutupan juga diramaikan dengan aksi sosial yang langsung memenuhi kebutuhan warga, seperti pembagian paket sembako, alat bantu kesehatan, kacamata baca gratis, layanan pembuatan akta lahir dan SIM gratis, serta bantuan bagi anak stunting sebagai dukungan terhadap program kesehatan nasional.

Usai upacara, Pangdam Jaya dan Walikota Depok melaksanakan penanaman pohon, meninjau gerai UMKM, serta memeriksa hasil renovasi rumah dan fasilitas air bersih yang telah selesai. Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 300 peserta, termasuk pejabat Korem 051/WKT, Polres Depok, serta tokoh masyarakat dan agama setempat, sebagai simbol persatuan yang kuat di Kota Depok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *