KUPANG, Nusa Tenggara Timur – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, resmi mengakhiri rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat, 23 Januari 2026. Acara pelepasan berlangsung di Apron Lanud El Tari, di mana ia dilepas oleh jajaran Forkopimda dan pejabat TNI-Polri setempat.
Kepulangan Menhan RI ditandai dengan keberangkatan menggunakan pesawat militer TNI Angkatan Udara jenis A-400 MRTT/A-4001 yang dioperasikan oleh Pilot in Command Letkol Pnb Putut dan didampingi 16 kru. Pesawat memulai misi dari El Tari Kupang menuju Halim Perdanakusuma Jakarta pada pukul 11.32 WITA. Sebelum naik ke pesawat, Menhan dan rombongan tiba di Lanud El Tari menggunakan Helikopter Caracal TNI AU tipe H-225M dari Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), disambut dengan hangat oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, dan pejabat lainnya.
Kunjungan kerja Menhan kali ini sangat signifikan, meliputi peninjauan Kampus Universitas Pertahanan RI, serta menghadiri pelantikan pengurus Universitas Timor Aswain (Untas) di Kota Kupang. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan dan memperkuat sektor pendidikan serta pertahanan di kawasan timur Indonesia. Rangkaian kegiatan ini berangsur berakhir dengan pelepasan yang menggambarkan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam membangun NTT yang lebih baik. Keberangkatan Menhan ini menjadi simbol hubungan yang semakin erat antara pemerintah pusat dan daerah.
