Tabanan — Komando Distrik Militer (Kodim) 1619/Tabanan terus berupaya mengerahkan personel serta memperkuat sinergi lintas sektor di Kabupaten Tabanan guna melakukan pembersihan kawasan pesisir. Kegiatan ini dilakukan secara menyeluruh dari pesisir pantai di lokasi paling timur hingga paling barat di wilayah Tabanan pada Sabtu (7/2/2026).
Dalam aksi pembersihan ini, Kodim Tabanan berkolaborasi dengan berbagai unsur lintas sektor, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, komunitas lingkungan, serta masyarakat setempat yang turut berpartisipasi aktif. Sinergi ini dijalankan dengan fokus pada penghapusan sampah plastik, limbah rumah tangga, dan material lain yang berpotensi merusak ekosistem pantai dan laut.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Staf Kodim 1619/Tabanan, Mayor Kav I Nyoman Arya Jayantara, mengungkapkan bahwa kegiatan pembersihan pantai ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu, ini juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan pesisir.
“Pembersihan pantai memberikan banyak manfaat positif, seperti menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, mengurangi potensi penyakit akibat sampah, serta menjaga ekosistem pesisir dan laut. Kebersihan pantai juga berpengaruh terhadap daya tarik wisatawan, baik lokal maupun internasional,” jelasnya.
Mayor Arya juga menekankan bahwa keterlibatan lintas sektor dan masyarakat sangat penting bagi keberhasilan pengelolaan masalah sampah di kawasan pesisir. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan kebersihan pantai dapat terjaga dan menjadi bagian dari budaya bersama.
Melalui kegiatan ini, Kodim Tabanan menegaskan tekadnya untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta berperan aktif dalam menciptakan wilayah pesisir Kabupaten Tabanan yang bersih dan sehat, serta menjadi destinasi wisata unggulan di Bali.
