Aceh Barat – Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H, Korem 012/TU menggelar doa bersama yang berlangsung khidmat di Masjid Al-Ikhlas Korem 012/TU, Kamis (15/01/2026).
Peringatan Isra Mi’raj kali ini mengusung tema “Isra Mi’raj dengan Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah SAW Membentuk Karakter Prajurit yang Prima Guna Menuju Indonesia Maju”.
Dalam sambutannya, Danrem 012/TU yang dibacakan oleh Denbekang IM/1.B Meulaboh, Letkol Cba Didi Purnomo, menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan peristiwa luar biasa dalam sejarah Islam yang mengandung makna sangat mendalam. Melalui peristiwa ini, Rasulullah SAW menerima perintah shalat sebagai tiang agama, sekaligus menjadi sarana pembinaan spiritual, moral, dan akhlak umat Islam.
Sejalan dengan tema peringatan kali ini, yaitu “meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW membentuk karakter prajurit yang prima guna menuju Indonesia Maju”, maka momentum Isra Mi’raj hendaknya dijadikan sebagai sarana introspeksi diri, sekaligus penguatan karakter bagi seluruh prajurit dan PNS TNI AD.
Rasulullah SAW adalah teladan terbaik dalam seluruh aspek kehidupan. Beliau memiliki akhlak yang luhur, kejujuran yang tak tergoyahkan, disiplin yang tinggi, kepemimpinan yang adil, serta keteguhan dalam menjalankan amanah. Nilai-nilai inilah yang sangat relevan dan selaras dengan jati diri seorang prajurit TNI.
Sebagai prajurit, dituntut memiliki iman yang kuat, moral yang kokoh, disiplin yang tinggi, loyalitas tanpa batas, serta semangat pengabdian yang tulus kepada bangsa dan negara. Dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, diharapkan mampu membentuk karakter prajurit yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif, serta senantiasa dicintai oleh rakyat.
Dalam ceramahnya, Ustadz Abdullah Aqib, Lc., Al Hafidz, menjelaskan bahwa Isra Mi’raj merupakan perjalanan luar biasa Rasulullah SAW yang sarat dengan hikmah dan pelajaran penting bagi umat Islam. Salah satu pesan utama dari peristiwa tersebut adalah perintah shalat lima waktu yang menjadi tiang agama dan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Isra Mi’raj mengajarkan kepada kita bahwa shalat bukan sekadar kewajiban, tetapi kebutuhan ruhani yang harus dijaga dengan penuh kesadaran dan keikhlasan,” ujar Ustadz di hadapan jamaah.
Ustadz juga mengajak umat Islam untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat, menjaga persatuan, saling menghormati, serta menjauhi perbuatan yang dapat merusak ukhuwah Islamiyah.
Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiah singkat, serta doa bersama untuk keselamatan bangsa Indonesia, khususnya bagi prajurit TNI AD dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Melalui peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini, Korem 012/TU berharap dapat semakin memperkokoh soliditas, meningkatkan moral, serta membentuk prajurit yang beriman, bertakwa, dan profesional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Perwira Staf, Bintara, Tamtama, serta seluruh Persit Korem 012/TU.(Pr012).
