Gempa 7,6 SR Guncang Minahasa Raya, Bangunan dan Fasilitas Publik Terkena Dampak

Minahasa Raya, — Sebuah gempa bumi berkekuatan 7,6 skala Richter mengguncang wilayah Minahasa dan Minahasa Tenggara, menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan di beberapa kecamatan. Kejadian ini terjadi pada Kamis, 02 April 2026, pukul 05.48 WITA, di area teritorial Kodim 1302/Minahasa.

Menurut laporan yang diterima dari jajaran Koramil Kodim 1302/Minahasa, kerusakan cukup signifikan terjadi di wilayah Tondano Timur, Tondano Utara, Eris, Kombi, dan Langowan Selatan. Salah satu dampak parah terlihat dengan rusaknya plafon kantor Bupati Minahasa Tenggara di Ratahan.

Meski kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, kabar baiknya tidak ada laporan mengenai korban jiwa akibat gempa tersebut.

Tim dari Koramil Kodim 1302/Minahasa bersama pemerintah setempat segera mengambil langkah cepat dengan melakukan evakuasi warga, mendata kerusakan yang terjadi, serta melakukan koordinasi untuk penanganan awal di lokasi. Mereka juga memberikan bantuan untuk membersihkan puing-puing dari bangunan yang rusak.

Seluruh Babinsa di wilayah yang terdampak juga bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendalikan. Pemantauan berkelanjutan oleh Kodim 1302/Minahasa dilakukan guna mengantisipasi perkembangan lebih lanjut usai gempa.