Halmahera Tengah – Brigjen TNI Enoh Solehudin, S.E., selaku Komandan Korem 152/Baabullah, beserta Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si., Kapolda Maluku Utara, serta Wakapolda Malut dan beberapa pejabat Forkopimda lainnya, melakukan pemantauan terhadap penyaluran bantuan bagi masyarakat yang terdampak konflik di Kecamatan Patani Barat. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 5 April 2026, di Desa Yeke.
Kegiatan pemantauan ini merupakan wujud perhatian pemerintah dan aparat keamanan terhadap masyarakat yang mengalami dampak dari konflik yang terjadi sebelumnya. Dalam kunjungan tersebut, Danrem 152/Baabullah dan rombongan memastikan bahwa bantuan yang disalurkan dapat diterima dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Bantuan yang disediakan mencakup berbagai kebutuhan pokok seperti beras, sembako, serta perlengkapan lain yang diharapkan dapat meringankan beban warga. Danrem menekankan bahwa kehadiran TNI dan Polri, bersama pemerintah daerah, merupakan komitmen nyata negara dalam memberikan perlindungan kepada semua warga, khususnya yang terkena dampak.
“Tujuan kami adalah memastikan bahwa bantuan yang layak sampai ke masyarakat serta situasi keamanan tetap terjaga,” ungkap Danrem. Ia juga menambahkan pentingnya sinergitas antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menciptakan stabilitas di wilayah tersebut.
Kapolda Maluku Utara pun menekankan komitmennya untuk mengawal keamanan di Patani Barat agar tetap aman, serta mencegah potensi terjadinya konflik di masa mendatang. Kegiatan ini juga berfungsi sebagai wahana komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat, sehingga permasalahan di lapangan dapat diidentifikasi dan ditangani dengan cepat. Diharapkan, penyaluran bantuan ini dapat mempercepat pemulihan sosial di wilayah tersebut.
