Dandim 1310 Bitung dan Forkopimda Laksanakan Peletakan Batu Pertama Jembatan Garuda di Minahasa Utara

MINAHASA UTARA – Dalam upaya mendukung pengembangan infrastruktur, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, beserta Forkopimda dan perangkat desa setempat, melaksanakan peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Bitung – Minahasa Utara. Acara ini berlangsung secara virtual melalui video conference yang dipimpin oleh Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., pada Jumat, 27 Maret 2026, di Desa Talawaan Atas, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara.

Tema yang diusung dalam acara ini adalah “Peningkatan konektivitas, pemerataan pembangunan dan wujud nyata kehadiran negara melalui TNI-AD untuk mengatasi kesulitan rakyat di pelosok negeri.” Lokasi kegiatan video conference untuk jajaran Kodim 1310/Bitung terpusat di Jembatan Gantung Sungai Dinamunen, Kelurahan Rap-Rap, Kecamatan Airmadidi, dan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama serta pembagian sembako kepada masyarakat.

Dandim 1310/Bitung menjelaskan bahwa program pembangunan ini menyasar empat jembatan, termasuk satu jembatan di Kota Bitung dan tiga jembatan di Kabupaten Minahasa Utara, yang terdiri dari dua di Desa Sawangan dan satu di Kelurahan Rap-Rap. Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan akses vital bagi masyarakat, memperlancar jalur aktivitas, serta menyokong kegiatan ekonomi dengan menggantikan jembatan yang sebelumnya dalam kondisi rusak.

Dandim menambahkan, proyek ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Masyarakat pun berharap agar proyek ini segera selesai untuk meningkatkan efisiensi transportasi dalam kegiatan sehari-hari, termasuk sektor pertanian dan pendidikan.

Acara groundbreaking ini juga dihadiri oleh berbagai pejabat, termasuk Asisten 2 Kabupaten Minahasa Utara Robby Parengkuan, Kaban Kesbangpol Drs. Sammy Rompis, Camat Airmadidi Rocky Tangkulung, dan perwakilan dari lembaga lainnya, menegaskan dukungan bersama terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *