ACEH BARAT – Dalam upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, Babinsa Koramil 09/Samatiga Kodim 0105/Aceh Barat, Serma M. Nasir, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga Desa Leukeun, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (04/12/2025).
Komsos ini menjadi wujud nyata komitmen Babinsa untuk hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta memberikan motivasi dalam menjaga keamanan dan ketahanan wilayah. Dengan penuh keakraban, Serma M. Nasir menyambangi warga di balai desa dan beberapa rumah penduduk. Ia berdialog tentang kondisi pertanian, keamanan lingkungan, hingga upaya menjaga persatuan di tengah masyarakat. Kehadirannya disambut hangat oleh warga yang merasa diperhatikan dan didukung oleh aparat teritorial.
“Komsos ini bukan sekadar silaturahmi, tapi juga sarana untuk menyerap informasi dan memahami kebutuhan masyarakat. Dengan begitu, kami dapat memberikan solusi serta pendampingan yang tepat,” ujar Serma M. Nasir. Ia menegaskan bahwa gotong royong dan kebersamaan merupakan modal penting dalam membangun desa.
Warga Desa Leukeun menyampaikan terima kasih atas kepedulian Babinsa. “Kami merasa lebih tenang dengan adanya Babinsa yang aktif berkomunikasi. Kehadirannya membuat kami semakin semangat menjaga desa agar tetap aman dan damai,” ungkap Pak Abdullah, salah satu tokoh masyarakat setempat.
Danramil 09/Samatiga, Kapten Inf M. Yusuf, mengapresiasi langkah anggotanya. Menurutnya, komsos adalah implementasi tugas Babinsa sebagai ujung tombak TNI di desa, yang harus mampu menjadi solusi dan penguat semangat masyarakat.
Selain berdialog, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi. Serma M. Nasir mengingatkan warga tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan, mencegah konflik sosial, serta mendukung program pemerintah dalam bidang pertanian dan ketahanan pangan. Ia juga mengajak generasi muda terlibat dalam kegiatan positif untuk memajukan desa.
Kegiatan komsos berlangsung lancar dengan suasana penuh keakraban. Kehadiran Babinsa tidak hanya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan sebagai pondasi stabilitas wilayah. Diharapkan kegiatan seperti ini terus berlanjut guna membangun sinergi yang kokoh antara aparat teritorial dan warga desa.
