Babinsa dan Aparat Keamanan Amankan Kegiatan Adat Mendak Pratima di Kelurahan Kawan

Bangli – Dalam upaya menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan adat, Sertu Wayan Budiarta selaku Babinsa Kelurahan Kawan dari Koramil 01/Bangli Kodim 1626/Bangli, bersama Bhabinkamtibmas, anggota Unit Lantas Polsek Bangli, serta Pecalang Desa Adat Tegalalang, melaksanakan pemantauan dan pengamanan pada kegiatan Mendak Pratima Sri Rambut Sedana. Kegiatan ini berlangsung di Puri Kawan Tanggu, yang merupakan bagian dari Karya Ngusabha Desa lan Ngusabha Nini yang diadakan di Pura Puseh Bale Agung Desa Adat Tegalalang, Kelurahan Kawan, pada Kamis (12/3/26).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bendesa Adat Tegalalang I Wayan Miarsa beserta prajuru adat dan sekitar 250 warga Desa Adat Tegalalang yang mengikuti prosesi dengan penuh khidmat. I Wayan Miarsa menyatakan bahwa Mendak Pratima merupakan bagian integral dari rangkaian karya adat untuk menunjukkan bhakti serta rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Ia juga mengapresiasi dukungan pengamanan dari TNI dan aparat kepolisian yang memungkinkan acara berlangsung dengan tertib dan aman.

“Kami berharap kegiatan ini mempererat kebersamaan dan gotong royong di antara krama desa adat,” tambahnya.

Sementara itu, Sertu Wayan Budiarta menjelaskan bahwa kehadirannya bersama tim pengamanan bertujuan untuk mendukung kelancaran kegiatan masyarakat. Ia menekankan pentingnya koordinasi dengan aparat terkait dan Pecalang untuk memastikan seluruh acara berlangsung aman dan kondusif.

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk mematuhi petugas yang ada dan menjaga ketertiban selama acara.

Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama menegaskan bahwa peran Babinsa dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD, menekankan pentingnya kehadiran Babinsa untuk memberikan rasa aman serta memperkuat sinergitas dengan aparat dan unsur adat dalam menjaga stabilitas wilayah. “Dengan kerjasama yang baik antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan unsur adat, diharapkan kondusivitas wilayah tetap terjaga,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *