SEBUKU, NUNUKAN – Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pertahanan RI, melaksanakan kunjungan resmi ke Markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 881/Baratama Dharma. Kunjungan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan satuan yang bertugas menjaga keamanan di wilayah perbatasan negara, pada hari Kamis (1/10/2026).
Kedatangan Menteri Pertahanan disambut hangat oleh Pangdam VI/Mlw dan jajaran, serta Danbrigif TP 32/Mangkalihat, Forkopimda Nunukan, dan Danyonif beserta prajurit dari Yonif TP 881/Baratama Dharma. Penuh rasa bangga dan semangat, para prajurit menyambut kehadiran pemimpin tertinggi di Kementerian Pertahanan, yang datang untuk memberikan dukungan langsung kepada mereka yang berada di garis terdepan.
Dalam sambutannya, Menhan memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Yonif TP 881/Baratama Dharma atas dedikasi dan komitmen mereka dalam menjaga batas wilayah Republik Indonesia. “Sebagai satuan pertama yang menghadapi tantangan di wilayah perbatasan, kalian memiliki tugas berat yang harus dijaga demi keutuhan NKRI,” tegas Menhan.
Menhan juga menekankan pentingnya penguasaan taktik bertempur, kemampuan menembak, serta bela diri untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai ancaman. Ia mengingatkan prajurit untuk selalu berpegang pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan delapan kewajiban TNI demi keselamatan negara. Danyonif TP 881/BD, Letkol Inf Riswantoro, S.I.P., menyatakan rasa terima kasih atas perhatian Menhan, menegaskan tekad prajurit untuk tetap menjaga setiap jengkal tanah air meskipun berada jauh dari keramaian.
