TABANAN — Serka (K) Luh Made Widiarkeni, Babinsa Desa Dauh Peken dari Koramil 1619-01/Tabanan, terlibat dalam pengawasan pembongkaran saluran irigasi yang dilakukan di depan RS Kasih Ibu, Desa Dauh Peken, pada hari Sabtu (19/9/2026). Tindakan pembongkaran ini merupakan respons terhadap masalah banjir yang sebelumnya terjadi akibat saluran yang terhambat oleh sampah.
Kegiatan pembongkaran ini dilakukan oleh pemerintah Desa Dauh Peken bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tabanan. Diperlukan pembongkaran saluran ini untuk memperbaiki aliran air dan mencegah terjadinya penyumbatan yang dapat mengintensifkan banjir, terutama saat hujan deras mengguyur.
Daerah tersebut dikenal sebagai salah satu titik kritis yang mengalami genangan air bahkan banjir ketika aliran tidak lancar karena tertutup oleh sampah. Oleh karena itu, pemerintah desa dan instansi terkait memutuskan melakukan pengelolaan saluran irigasi sebelum datangnya musim hujan untuk mencegah masalah serupa terulang.
Di tempat pembongkaran, Serka (K) Luh Made Widiarkeni menjelaskan bahwa pendampingan ini ditujukan untuk memastikan proses pembongkaran berjalan dengan baik, serta untuk mendukung pemerintah desa dalam mereduksi risiko banjir di lingkungan tersebut. “Kami berharap masyarakat juga berperan aktif dalam menjaga kebersihan saluran supaya masalah ini tidak kembali muncul, terutama di musim hujan nanti,” tuturnya.
