Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memimpin peletakan batu pertama pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis teknologi pirolisis di TPA Galuga, Kabupaten Bogor. Proyek strategis ini dirancang untuk mengubah tumpukan sampah menjadi bahan bakar minyak jenis solar sebagai solusi energi terbarukan.
Fasilitas ini direncanakan berdiri di atas lahan seluas lima hektare dengan target penyelesaian pembangunan dalam waktu satu tahun. Kasad menegaskan bahwa percepatan akan dilakukan agar sistem pengolahan ini bisa segera beroperasi secara maksimal demi kepentingan masyarakat.
Kapasitas pengolahan di lokasi ini mencapai 1.000 ton sampah per hari yang akan dipilah secara khusus. Dari jumlah tersebut, sampah plastik lama akan diekstraksi hingga menghasilkan sekitar 50 sampai 60 kiloliter solar setiap harinya melalui proses pemanasan suhu tinggi.
Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara TNI AD dengan kementerian terkait untuk mengatasi masalah sampah nasional. Menko Pangan Zulkifli Hasan yang hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi besar atas peran aktif TNI dalam menjaga kelestarian lingkungan Indonesia.
