Manggarai Timur, 11 September 2026 — Upaya mempercepat pemulihan pascagempa terus dilakukan di berbagai wilayah terdampak. Di Kelurahan Nanga Baras, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Babinsa Koramil 1612-04/Elar turun langsung mengawal proses pembersihan material yang menimbun saluran irigasi akibat dampak gempa bumi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Babinsa Koramil 1612-04/Elar, Sertu Mustaamin, dengan melakukan pengamanan terhadap operasional ekskavator yang digunakan untuk mengangkat material tanah dan timbunan yang menutup saluran irigasi, Jumat (11/9/2026).
Pembersihan ini menjadi langkah penting mengingat irigasi merupakan salah satu fasilitas vital bagi masyarakat, terutama para petani. Jika material yang menutup saluran tidak segera ditangani, aliran air menuju lahan pertanian dikhawatirkan terganggu dan dapat berdampak pada aktivitas pertanian warga.
Sertu Mustaamin mengatakan, kehadiran Babinsa di lokasi merupakan bagian dari kepedulian TNI terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.
“Kami hadir untuk memastikan proses pembersihan material berjalan aman dan lancar. Irigasi ini sangat penting bagi masyarakat karena berkaitan langsung dengan kebutuhan air untuk lahan pertanian. Kami akan terus membantu dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar fasilitas yang terdampak gempa bisa segera kembali berfungsi,” ujar Sertu Mustaamin.
Ia menambahkan, penanganan pascagempa membutuhkan kerja sama semua pihak. Karena itu, Babinsa bersama petugas pengairan, PPL, P3A dan masyarakat terus bersinergi untuk mempercepat pemulihan sarana yang terdampak.
Sementara itu, Pegawai Pengairan Kelurahan Nanga Baras, Bapak Mahmud, mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam proses pembersihan tersebut. Menurutnya, material yang menimbun saluran harus segera ditangani agar fungsi irigasi dapat kembali normal.
“Kami sangat terbantu dengan adanya dukungan Babinsa dalam pengamanan dan pendampingan selama proses pembersihan. Saluran irigasi ini sangat dibutuhkan masyarakat. Dengan material yang sudah mulai dibersihkan, kami berharap aliran air dapat kembali lancar dan kebutuhan pengairan lahan pertanian warga bisa terpenuhi,” ungkap Mahmud.
Kegiatan di Kelurahan Nanga Baras tersebut turut dihadiri PPL Kelurahan Nanga Baras Bapak Even, P3A Kelurahan Nanga Baras Bapak Theodorus, serta Pegawai Pengairan Kelurahan Nanga Baras Bapak Mahmud.
Kehadiran Babinsa di tengah proses pemulihan ini menjadi bukti bahwa penanganan pascabencana bukan hanya soal membersihkan puing, tetapi juga memastikan fasilitas penunjang kehidupan masyarakat dapat kembali digunakan. Koramil 1612-04/Elar pun terus mendorong sinergi bersama pemerintah dan masyarakat agar pemulihan wilayah terdampak gempa dapat berjalan cepat dan tepat.
