Langkah Strategis Mabes TNI dalam Mitigasi Karhutla di Kabupaten Gunung Mas

Mabes TNI mengirimkan tim khusus untuk melakukan monitoring dan penyuluhan terkait penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kodim 1018/Gms. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 10 September 2026, yang berlokasi di Aula Kantor Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas. Agenda ini menjadi bagian dari upaya serius dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kalimantan Tengah.

Sejumlah perwira tinggi TNI hadir dalam kesempatan tersebut, di antaranya Brigjen TNI Zulkifli, Brigjen TNI Agustinus Dedy Prasetyo, dan Brigjen TNI Kris Doni Indrianto. Kehadiran mereka didampingi oleh Dandim 1018/Gms, Letkol Arm Danang Wahyu Utomo, serta perwakilan dari kepolisian dan pemerintah daerah setempat. Sinergi lintas sektoral ini menunjukkan komitmen kuat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan.

Dalam paparannya, Brigjen TNI Zulkifli menegaskan bahwa penyuluhan ini merupakan implementasi langsung dari instruksi Presiden RI guna memperkuat pencegahan Karhutla. Materi yang disampaikan mencakup edukasi bahaya api, langkah deteksi dini, hingga konsekuensi hukum bagi pelaku pembakaran lahan. Tim penyuluh juga menekankan bahwa peran aktif masyarakat sangat krusial dalam melaporkan titik api sejak awal.

Dandim 1018/Gms, Letkol Arm Danang Wahyu Utomo, berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran publik terhadap perlindungan hutan. Melalui edukasi yang menyasar hingga ke tingkat desa, risiko kebakaran diharapkan dapat ditekan secara signifikan. Masyarakat diimbau untuk meninggalkan metode pembukaan lahan dengan cara membakar demi keamanan bersama.