Danramil Setia Bakti Hadiri Maulid Nabi, Silaturahmi dengan Warga Terus Diperkuat

ACEH JAYA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Lhok Bot, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya, menjadi ruang berkumpulnya unsur Muspika, tokoh agama dan masyarakat, Senin (7/9/2026). Danramil 03/Setia Bakti Kodim 0114/Aceh Jaya, Lettu Czi Andung Suheri, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran Danramil dalam peringatan keagamaan itu menjadi bagian dari komunikasi kewilayahan yang selama ini dibangun melalui pertemuan langsung dengan masyarakat. Kegiatan Maulid juga mempertemukan unsur pemerintahan dan aparat dengan tokoh agama dalam suasana yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat desa.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi warga untuk berkumpul dalam satu kegiatan. Nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW menjadi bagian yang melekat dalam peringatan tersebut, terutama dalam kehidupan bermasyarakat.

Bagi aparat teritorial, menghadiri kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya memahami kehidupan sosial di wilayah binaan. Pertemuan dengan tokoh agama dan unsur Muspika membuka ruang komunikasi yang dapat terus digunakan untuk mengikuti perkembangan kehidupan masyarakat di Kecamatan Setia Bakti.

Danramil 03/Setia Bakti Lettu Czi Andung Suheri mengatakan, kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi menjadi kesempatan untuk terus menjaga hubungan baik dengan masyarakat dan tokoh agama di wilayah.

“Melalui kegiatan seperti ini, komunikasi dengan tokoh agama dan masyarakat dapat terus terjaga. Nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW juga penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kehadiran unsur Muspika dan tokoh agama menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan memiliki tempat penting dalam kehidupan sosial masyarakat Desa Lhok Bot. Ruang pertemuan semacam ini memungkinkan pesan-pesan keagamaan sekaligus nilai sosial diterima dalam suasana yang lebih terbuka.

Bagi masyarakat, peringatan Maulid menjadi momentum untuk kembali mengenang keteladanan Rasulullah SAW sekaligus mempererat hubungan sosial di lingkungan desa. Sementara bagi aparat kewilayahan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komunikasi yang berlangsung secara langsung dan tidak terbatas pada urusan kedinasan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Lhok Bot pun memiliki makna lebih luas bagi kehidupan masyarakat. Nilai keteladanan yang diperingati diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi pijakan dalam membangun sikap saling menghormati dan menjaga kehidupan sosial di lingkungan desa.(0114).