Rangkaian prosesi Ngaben Massal di Desa Adat Selisihan, Kecamatan Klungkung, memasuki tahapan penting melalui upacara Ngening atau Ngulapin pada Selasa (01/09/26). Kegiatan ini menjadi momen sakral bagi warga setempat sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada para leluhur sebelum acara puncak dilaksanakan.
Dalam rangka menjaga ketertiban, aparat keamanan yang terdiri dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Pecalang setempat memberikan pengawalan ketat. Ratusan warga yang memadati lokasi upacara terlihat mengikuti rangkaian ibadah dengan khidmat dan tertib di bawah pengawasan petugas.
Babinsa Selisihan, Serda Dewa Wasista, menyampaikan bahwa makna dari upacara Ngening adalah untuk menciptakan ketenangan batin dan pemusatan pikiran bagi pihak keluarga. Kehadiran aparat di lapangan bertujuan memastikan suasana kesucian tetap terjaga tanpa adanya gangguan keamanan selama prosesi berlangsung.
Selain itu, Serda Dewa mengungkapkan bahwa sinergi antara TNI, Polri, dan unsur adat sangat krusial untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat. Adapun puncak acara Ngaben massal yang melibatkan 69 sawe ini dijadwalkan akan berlangsung pada Kamis mendatang, tepatnya pada 3 September.
