Aparat kewilayahan di Desa Alas terus memperketat pengawasan di wilayah perbatasan Indonesia dengan melakukan komunikasi sosial bersama warga. Sertu Yakob Potta selaku Babinsa Desa Alas Koramil 1605-05/Kobalima memimpin pemantauan wilayah ini bersama pihak kepolisian dan pemerintah desa di Dusun Fatuha I pada Selasa (1/9/2026). Fokus utama dalam agenda ini adalah memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di area yang bersinggungan langsung dengan batas negara.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu Yakob menekankan pentingnya peran perangkat desa dalam memberikan edukasi kepada pemilik hewan ternak. Warga diminta secara tegas untuk tidak membiarkan sapi mereka merumput hingga melewati garis batas negara. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak muncul masalah hukum atau gesekan antarnegara akibat ternak yang masuk ke wilayah asing.
Keamanan di wilayah perbatasan sangat bergantung pada kedisiplinan warga setempat dalam menaati aturan yang berlaku. Pihak TNI berharap melalui koordinasi yang solid dengan Bhabinkamtibmas, masyarakat di Dusun Fatuha I semakin sadar akan risiko menggembalakan hewan di area terlarang. Pengawasan bersama menjadi kunci utama dalam menjaga kedaulatan serta ketenangan hidup bermasyarakat.
Respon positif datang dari jajaran perangkat desa yang hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka menyatakan kesiapannya untuk meneruskan pesan ini kepada seluruh peternak di wilayah Desa Alas. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang kondusif dan meminimalisir potensi konflik di titik-titik rawan perbatasan.
