Suasana pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Getakan, Kecamatan Banjarangkan, menampilkan potret kemanunggalan yang kuat antara personel TNI dan masyarakat setempat. Proyek yang digarap oleh Kodim 1610/Klungkung ini tidak hanya menjadi simbol pembangunan fisik, tetapi juga mempererat ikatan emosional antar kedua belah pihak.
Kehangatan hubungan tersebut sangat terasa saat waktu istirahat tiba pada Jumat (28/08/26). Sembari menikmati kopi dan suguhan sederhana, para prajurit dan warga duduk melingkar untuk berbincang santai tanpa adanya batasan formal yang kaku.
Danramil 1610-02/Banjarangkan, Kapten Inf Ketut Joni, mengungkapkan bahwa masa jeda pekerjaan sengaja dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi sosial yang efektif. Menurutnya, tawa dan canda di sela waktu istirahat menjadi obat lelah sekaligus cara menjaga semangat kebersamaan di lapangan.
Cok Putra Parwata selaku Perbekel Desa Getakan turut menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi para prajurit. Ia menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat siap mendukung penuh dan bahu-membahu bersama TNI agar proyek infrastruktur ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh warga desa.
