BOJONEGORO, – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang berlangsung di Kabupaten Bojonegoro menunjukkan bahwa kontribusi para prajurit tidak hanya terbatas pada pembangunan fisik seperti jalan atau bangunan.
Di Dusun Kesongo, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, TNI berupaya menjangkau aspek vital perekonomian masyarakat, yaitu kesehatan hewan ternak. Kegiatan Pelayanan Terpadu Kesehatan Hewan (YANDUWAN), yang diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan), mendatangkan respons positif dari masyarakat setempat.
Awalnya, target yang ditentukan hanya 100 ekor hewan ternak, namun realisasi menunjukkan peningkatan signifikan hingga mencapai 278 ekor yang meliputi sapi, kambing, dan domba. Hal ini mencerminkan pentingnya pendampingan medis bagi peternak dalam menjaga aset mereka.
Ternak memiliki nilai lebih bagi masyarakat pedesaan, berfungsi sebagai investasi dan sumber penghidupan. Menghadapi cuaca yang tidak menentu, tim pelayanan kesehatan hewan bergerak langsung ke lapangan dan mendirikan pos pelayanan untuk memberikan perawatan medis tanpa biaya. Ini termasuk pemberian vitamin dan pengobatan bagi ternak yang sakit.
