BOJONEGORO, – Ekspresi bahagia dan haru terpancar dari wajah Ibu Tini (50), seorang warga yang tinggal di Dusun Kedungpandan RT 021 RW 009, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Rumah sederhana yang sebelumnya memiliki lantai tanah kini berangsur berubah menjadi hunian yang bersih, kokoh, dan nyaman, berkat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dilaksanakan oleh Kodim 0813 Bojonegoro.
Pada fase akhir program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), para anggota Satgas TMMD berkolaborasi dengan masyarakat setempat untuk melakukan pemasangan keramik di rumah Ibu Tini. Melihat pemandangan di lokasi pengerjaan, terasa sekali nuansa akrab antara prajurit TNI dan warga. Tanpa rasa canggung, mereka menanggalkan atribut resmi dan langsung terjun mengaduk semen, mengangkat material, hingga mengukur pemasangan ubin keramik.
Letda Inf Ady Yuniarto dari SST-1 SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro menegaskan pentingnya ketelitian dalam setiap tahap pemasangan keramik. Dari pengukuran ketebalan semen hingga kerapian nat, semua dilakukan dengan hati-hati agar hasil akhirnya tidak hanya indah namun juga awet. “Kami ingin memberikan hasil yang terbaik untuk Ibu Tini, agar ia bisa tinggal di tempat yang nyaman dan sehat,” ujarnya pada Sabtu (1/8/2026).
Partisipasi warga Dusun Kedungpandan sangat mencolok dalam proyek ini. Mereka dengan sukarela membantu menyiapkan bahan, mengangkut material, bahkan menyediakan makanan bagi para pekerja saat istirahat. “Kebersamaan dalam gotong royong ini menunjukkan esensi utama dari program TMMD, yaitu memperat hubungan antara TNI dan masyarakat,” tambah Letda Inf Ady Yuniarto. Bagi Ibu Tini, renovasi ini adalah harapan baru untuk keluarganya, menciptakan rumah yang lebih layak, higienis, dan bermartabat. “Saya sangat berterima kasih kepada TNI dan warga yang telah membantu. Dulu, saya tidak pernah membayangkan bisa memiliki keramik seperti ini,” kata Ibu Tini dengan penuh haru.
