MERAUKE – Pengabdian kepada bangsa dan negara tidak pernah berakhir bersama usia. Hal itu tercermin dalam penghormatan terakhir yang diberikan kepada Almarhumah Mariana Sinay, N.P.V. 20.003.797, Veteran Republik Indonesia dari Kesatuan Veteran RI, yang dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Trikora, Jalan TMP, Distrik Merauke, Kabupaten Merauke – Papua Selatan, Minggu siang (9/8/2026).
Almarhumah Mariana Sinay yang semasa hidup menjabat sebagai Penyidik Organisasi Persatuan Semangat Pemuda 45 (PSP-45), meninggal dunia pada Sabtu (8/8/2026) pukul 17.30 WIT di rumah duka, Jalan Noari, Distrik Merauke. Sebelum diberangkatkan menuju TMP Trikora, jenazah terlebih dahulu menjalani upacara persemayaman yang dipimpin Pasilog Kodim 1707/Merauke Kapten Inf Trimo Widodo selaku Inspektur Upacara.
Setibanya di TMP Trikora, upacara pemakaman secara militer dipimpin Danramil 1707-02/Merauke Mayor Inf La Haruni, dengan Komandan Upacara Pasi Ops Kodim 1707/Merauke Kapten Inf Roesli Rajab. Prosesi diikuti personel Kodim 1707/Merauke, Korsik Ajendam XXIV/Mandala Trikora, kelompok salvo, serta pengusung jenazah. Rangkaian penghormatan meliputi pembacaan riwayat hidup, apel persada, doa keagamaan, penurunan jenazah ke liang lahat, penghormatan terakhir, penaburan bunga, dan peletakan karangan bunga.
Dalam sambutannya, Mayor Inf La Haruni menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian almarhumah sekaligus mengajak seluruh keluarga dan masyarakat yang hadir untuk mendoakan agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materiel, mulai dari perawatan, pengantaran jenazah, hingga pelaksanaan pemakaman. “Atas nama keluarga besar TNI, kami menyampaikan rasa duka yang sedalam-dalamnya atas dipanggilnya almarhumah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujarnya.
Pemakaman tersebut menjadi simbol nyata bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak melupakan jasa para Veteran. Melalui TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 1707/Merauke, penghormatan diberikan hingga akhir perjalanan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian yang ditorehkan. Penyerahan foto dan Bendera Merah Putih kepada keluarga menjadi penutup prosesi sekaligus pesan bahwa jasa dan pengorbanan seorang veteran akan terus dikenang sebagai bagian dari sejarah perjuangan bangsa.(1707).
