KUTAI TIMUR – Babinsa Koramil 0909-06/Bengalon menghadiri kegiatan Cetak Sawah Rakyat Gerakan Tanam Padi yang dilaksanakan di lokasi tanam Sepaso Barat II, Jalan Rawa Makmur RT 008, Desa Sepaso Barat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program strategis pemerintah dalam mempercepat pencapaian swasembada pangan nasional melalui perluasan areal tanam sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Kehadiran Babinsa menjadi wujud dukungan TNI AD terhadap program ketahanan pangan nasional, sekaligus memberikan motivasi kepada para petani agar terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian.
Lokasi cetak sawah rakyat memiliki luas keseluruhan 11,25 hektare. Dari jumlah tersebut, seluas 10 hektare telah siap ditanami menggunakan varietas padi Mikongga yang dikenal memiliki produktivitas tinggi dan adaptif terhadap kondisi lahan di wilayah Kalimantan. Sementara itu, sisa lahan masih dalam tahap pengolahan sebagai bagian dari pengembangan program Cetak Sawah Rakyat.
Kegiatan dihadiri oleh perwakilan Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) BPPS DMP, Ibu Rina, Katimker Kabupaten Ibu Pujiati, perwakilan Camat Bengalon Marwati, perwakilan Danramil 0909-06/Bengalon Peltu Daud P., perwakilan Danposal Serda Irpan Putra, Kepala UPT P4 Luky Harsono, S.P., Manajer Brigade Pangan Kecamatan Bengalon Andrie Yuniarsa, S.T., para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kecamatan Bengalon, serta petani dan masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan doa, penanaman padi secara simbolis, mengikuti Zoom Meeting bersama instansi terkait, sesi diskusi mengenai pelaksanaan program, hingga penutupan.
Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa program Cetak Sawah Rakyat di Desa Sepaso Barat merupakan langkah nyata pemerintah untuk meningkatkan luas tanam, memperkuat produksi padi, serta mendukung terwujudnya kemandirian pangan nasional. Keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, TNI, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan.
Perwakilan Koramil 0909-06/Bengalon menegaskan komitmen TNI AD untuk terus mendampingi para petani melalui pembinaan teritorial dan pendampingan di lapangan. Dukungan tersebut diharapkan mampu mendorong keberhasilan berbagai program pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Kabupaten Kutai Timur.
Melalui sinergi yang terjalin, program Cetak Sawah Rakyat diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperluas lahan pertanian produktif, serta memperkokoh ketahanan pangan daerah sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 11.30 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.(0909).
