Bangli – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 1626/Bangli memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Selain fokus pada pembangunan fisik, program ini juga meningkatkan pengetahuan warga melalui berbagai kegiatan, salah satunya adalah penyuluhan mengenai penanggulangan bencana yang diadakan di Balai Banjar Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
Kegiatan ini menghadirkan I Wayan Yudha Atmadi, S.H., Kabid Pencegahan dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Bangli sebagai pemateri. Ia menjelaskan berbagai jenis risiko bencana yang mungkin terjadi di daerah Kintamani, termasuk tanah longsor, gempa bumi, angin kencang dan kebakaran hutan.
Dalam sesi tersebut, masyarakat diajarkan tentang langkah-langkah mitigasi dari bencana serta bagaimana cara bersiap-siap menghadapi situasi darurat. Mereka juga mendapatkan informasi mengenai tindakan penyelamatan yang perlu diambil saat bencana dan cara melakukan pemulihan setelah bencana terjadi, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk siap menghadapi potensi bencana.
Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., sebagai Komandan Satgas TMMD Ke-129 menyatakan pentingnya pendidikan bencana untuk meningkatkan ketahanan desa terhadap ancaman. “Penyuluhan ini bertujuan untuk tidak hanya memperkuat infrastruktur, tetapi juga memperkuat sumber daya manusia agar masyarakat lebih siap menghadapi bencana,” ujarnya. Keterlibatan perangkat desa dan warga dalam diskusi membuktikan antusiasme mereka pada tema ini.
