Nunukan – Semangat bersama dalam gotong royong menjadi inti penggerak program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 yang dilaksanakan oleh Kodim 0911/Nunukan. Dalam proyek ini, anggota Satgas TMMD bekerja erat dengan Kelompok Tani Matirowali di Desa Binusan, Kecamatan Nunukan, untuk mengembangkan sektor pertanian dan memperkuat kemandirian pangan di wilayah perbatasan.
Kolaborasi ini direalisasikan melalui serangkaian kegiatan, termasuk pengelolaan lahan, proses penanaman, dan pendampingan dalam teknik budidaya tanaman. Anggota Satgas TMMD tidak hanya terlibat langsung di lapangan, tetapi juga memberikan motivasi kepada petani untuk memanfaatkan potensi pertanian mereka secara maksimum, sehingga bisa meningkatkan penghasilan keluarga.
Dalam pernyataannya, Komandan Kodim 0911/Nunukan dan Dansatgas TMMD Ke-129 menegaskan bahwa ketahanan pangan menjadi salah satu aspek penting dalam membangun ketahanan suatu wilayah, terutama di daerah perbatasan yang strategis sebagai wajah depan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dia juga menekankan bahwa tujuan program TMMD tidak hanya terbatas pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga berfokus pada peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengelola potensi ekonomi desa, khususnya di sektor pertanian. Dengan kebersamaan yang terjalin antara TNI dan masyarakat, diharapkan Dewan Tani di Desa Binusan akan semakin berkembang dan hasil pertanian dapat meningkat, berdampak positif bagi kesejahteraan warga, serta memperkuat ketahanan pangan di perbatasan.
