Dekat dengan Masyarakat Pesisir, Babinsa Simeulue Bangun Kesadaran Nelayan Jaga Laut

SIMEULUE – Kepedulian terhadap keselamatan dan keberlangsungan sumber daya laut terus menjadi perhatian Babinsa di wilayah pesisir. Koptu Ridho Sipayung, Babinsa Posramil Teupah Barat, Kodim 0115/Simeulue, Korem 012/Teuku Umar, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama para nelayan di Desa Salur, Kecamatan Teupah Barat, Kabupaten Simeulue, Selasa (21/07/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa menyambangi para nelayan yang sedang melakukan aktivitas di sekitar wilayah pesisir, baik yang akan berangkat melaut maupun yang baru kembali dari mencari ikan. Kehadiran Babinsa menjadi bentuk perhatian sekaligus upaya membangun komunikasi dengan masyarakat yang sebagian besar menggantungkan hidup dari hasil laut.

Koptu Ridho Sipayung menyampaikan bahwa kegiatan Komsos ini tidak hanya bertujuan mempererat hubungan silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana memberikan imbauan serta edukasi kepada para nelayan terkait pentingnya keselamatan saat bekerja di laut.

“Kita semua harus selalu waspada dan mengutamakan keselamatan saat melaut. Laut merupakan sumber mata pencaharian, namun keselamatan tetap menjadi hal utama yang harus diperhatikan,” ujar Babinsa.

Selain mengingatkan tentang keselamatan, Babinsa juga mengajak para nelayan untuk bersama-sama menjaga kelestarian ekosistem laut. Menurutnya, keberadaan sumber daya laut harus dijaga agar tetap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa hasil laut bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi generasi mendatang.

“Jangan hanya memikirkan hasil tangkapan hari ini, tetapi juga harus memperhatikan dampak jangka panjang terhadap kelestarian laut. Dengan menjaga lingkungan laut, kita turut menjaga masa depan para nelayan dan masyarakat pesisir,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Babinsa juga mengingatkan agar para nelayan tidak menggunakan cara-cara yang dapat merusak lingkungan, seperti penggunaan bom ikan. Menurutnya, tindakan tersebut dapat menyebabkan kerusakan ekosistem laut, terutama terumbu karang yang menjadi tempat berkembang biaknya berbagai jenis ikan.

“Cara-cara yang tidak baik seperti pengeboman ikan dapat merusak ekosistem laut dan terumbu karang yang sangat penting bagi keberlangsungan kehidupan ikan. Mari bersama-sama menjaga laut agar tetap lestari,” tegasnya.

Melalui kegiatan Komsos tersebut, diharapkan hubungan antara Babinsa dan masyarakat nelayan semakin erat serta tercipta kesadaran bersama dalam menjaga keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan laut di wilayah Kabupaten Simeulue.(0115).