Halmahera Utara — Pembangunan Jembatan Garuda yang merupakan inisiatif strategis dari Presiden Prabowo Subianto menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan. Terletak di Desa Tobulamo dan Desa Takimo, Kecamatan Kao Barat, proyek ini kini telah memasuki fase pengecoran yang diharapkan dapat segera rampung. Keterlibatan aktif anggota TNI dari Kodim 1508/Tobelo bersama warga setempat menjadi pemandangan istimewa di lokasi proyek.
Dengan semangat kebersamaan, TNI dan masyarakat bekerja bahu-membahu untuk mengangkut material pengecoran secara estafet. Hal ini menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara tentara dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan oleh warga. Proyek Jembatan Garuda bukan hanya proyek fisik, tetapi juga simbol persatuan dan kolaborasi.
Kapten Inf Frans Komea sebagai Perwira Pengawas mengungkapkan pentingnya ketelitian dalam setiap tahap kerja. Keberhasilan pembangunan ini sangat bergantung pada komitmen untuk menjaga kualitas struktur jembatan agar tetap solid dan tahan lama. Progres yang dicapai saat ini tidak lepas dari kerja sama erat dan semangat kolektif di antara semua pihak yang terlibat.
“Semangat gotong royong adalah penentu utama dalam mempercepat progres pembangunan jembatan ini. Kami berusaha memastikan bahwa setiap langkah diambil sesuai dengan standar yang ditetapkan, demi hasil yang optimal bagi masyarakat,” ungkapnya. Masyarakat setempat pun sangat antusias dengan perkembangan proyek ini dan berharap jembatan segera selesai agar bisa menjadi akses penting yang menghubungkan berbagai wilayah.
